10 Langkah Mencegah Terjadinya Cedera Akibat Olahraga

Ingatlah untuk memeriksa keadaan kesehatan anda sebelum
mengikuti kegiatan olahraga apapun, terutama bila anda seorang
wanita yang berusia lebih dari 55 tahun atau seorang pria yang
berusia lebih dari 45 tahun.

1.  Lakukan Pemanasan dan Pendinginan
Selalu lakukan pemanasan sebelum mulai berolahraga dan
pendinginan setelah selesai berolahraga. Pemanasan membantu
menyiapkan tubuh anda untuk berolahraga dan akan meningkatkan
denyut jantung anda dan mengendurkan otot serta sendi anda
secara bertahap.
Terdapat beberapa cara untuk melakukan pemanasan, yaitu
mengendarai sepeda, lompat tali, lari di tempat selama 5-10
menit.

Pendinginan setelah berolahraga penting dilakukan untuk
menurunkan kembali denyut jantung anda ke normal. Berjalan
santai selama 5-10 menit setelah berolahraga merupakan salah
satu cara pendinginan.

2.  Lakukan Peregangan
Lakukanlah juga peregangan sebelum dan setelah anda selesai
berolahraga. Peregangan dapat meningkatkan fleksibilitas dan
mengurangi resiko terjadinya nyeri serta cedera otot.
Lakukanlah peregangan setelah anda selesai melakukan pemanasan
dan pendinginan.

3.  Mulailah Dengan Perlahan dan Jangan Memaksakan
Diri

Saat anda memulai suatu rutinitas olahraga atau baru saja mulai
berolahraga kembali, mulailah dengan perlahan dan tingkatkan
intensitas, waktu, dan frekuensi olahraga secara bertahap.

Jangan memaksakan diri anda untuk melakukan suatu kegiatan
olahraga. Selain itu, jangan memaksa diri anda untuk terus
berolahraga walaupun otot atau sendi anda terasa nyeri. Nyeri
dapat merupakan tanda adanya cedera. Bila anda merasa nyeri,
jangan lanjutkan kegiatan olahraga anda di hari itu dan
beristirahatlah selama 1 hari.

4.  Lakukan Olahraga yang Bervariasi
Lakukanlah berbagai jenis kegiatan olahraga, jangan melatih
suatu kumpulan otot tertentu dengan berlebihan. Saat anda
melakukan gerakan otot yang sama terlalu sering, maka dapat
menyebabkan terjadinya cedera otot dan peradangan pada tendon.

Anda dapat memvariasikan olahraga dengan cara berlari pada hari
pertama, kemudian angkat beban pada hari kedua, dan berenang
atau bersepeda pada hari ketiga. Dengan demikian, anda dapat
melatih berbagai otot pada tubuh anda dan mencegah terjadinya
cedera.

5.  Ketahui Kelemahan Anda
Sesuaikan jenis olahraga anda dengan keadaan kesehatan atau
tubuh anda. Sebagai contoh, jika anda menderita radang sendi di
bagian lutut, maka anda memang harus melatih kekuatan otot,
tetapi jangan memaksakan diri hingga membuat nyeri lutut anda
semakin berat. Mulailah dengan perlahan.

6.  Banyak Minum Air Putih
Minumlah air putih sebelum, selama, dan setelah anda selesai
berolahraga. Pastikan anda mengkonsumsi cukup banyak air putih
agar tidak terjadi dehidrasi.

7.  Jangan Lupa Makan
Makanlah setelah anda selesai berolahraga untuk mengembalikan
energi yang terbuang selama berolahraga. Konsumsilah makanan
sehat yang mengandung karbohidrat dan protein.

8.  Sewa Seorang Pelatih
Sebelum memulai olahraga angkat beban atau suatu rutinitas
olahraga tertentu, berkonsultasilah dengan seorang pelatih.
Dengan demikian, anda dapat berolahraga dengan cara yang benar
dan aman.

9.  Gunakan Pakaian yang Sesuai
Gunakanlah pakaian yang sesuai dengan jenis olahraga yang anda
lakukan. Kenakanlah pakaian yang membuat anda bebas bergerak
dan sepatu olahraga dengan ukuran yang sesuai dengan kaki anda.

10.  Istirahatkan Tubuh Anda
Beristirahatlah selama 1-2 hari setiap minggunya. Waktu
istirahat ini berguna untuk memberikan kesempatan bagi tubuh
anda untuk pulih dari berbagai kegiatan olahraga yang anda
lakukan dan juga dapat membantu mencegah terjadinya cedera.

Sumber: webmd

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *