Bercinta di Bak Mandi Atau Kolam Berisi Air Panas Bisa Cegah Kehamilan?

Bercinta di Bak Mandi Atau Kolam Berisi Air Panas Bisa Cegah
Kehamilan?

21 Dec 2017   18:00 WIB  

Hoax News

Bercinta di Bak Mandi Atau Kolam Berisi Air Panas Bisa Cegah Kehamilan?

Mungkin Anda pernah mendengar mengenai kabar bahwa bila ingin
berhubungan intim dan tidak terjadi kehamilan maka
bercintalah di dalam bak mandi atau kolam berisi air panas.
Apakah hal ini adalah hal yang benar?

 

Oke, sekarang akan dibahas mengenai pernyataan
tersebut. Berikut Penjelasannya:

Jangan terkecoh dengan mitos yang sudah dipercaya sejak lama.
Anda pasti bisa hamil saat berhubungan seks di kolam renang,
bak air panas, atau sumber air panas. Air tidak bisa mencegah
kehamilan. Air bukanlah metode kontrasepsi. Banyak orang
percaya bahwa berhubungan seks di bak air panas aman karena
panas di bak mandi air panas membunuh sperma. Memang benar
bahwa berada di bak mandi air panas selama lebih dari 30
menit bisa sedikit menurunkan jumlah sperma. Tapi suhu air
panas tidak menurunkan jumlah sperma ke jumlah yang “aman”.
Jadi, meski dengan jumlah sperma yang diturunkan, pria masih
bisa ejakulasi 200-500 juta sperma sehat, dan hanya butuh
satu untuk membuahi sel telur. Plus, campuran bahan kimia bak
mandi air panas dan panas dapat meningkatkan kemungkinan
rusaknya kondom, bila Anda menggunakan kondom.

Selain itu begitu sperma masuk ke dalam vagina, tujuan
biologis mereka adalah menemukan sel telur untuk disuburkan,
dan air tidak akan menghentikan misi ini. Meskipun bahan
kimia kolam renang bisa membunuh sperma, itu hanya jika pria
Anda mengeluarkan sperma ke air. Jika dia mengeluarkan sperma
ke dalam miss V dan Anda tidak menggunakan alat kontrasepsi,
maka Anda memiliki kesempatan hamil yang sama seperti Anda
berhubungan seks di tempat lain.

 

Jadi kesimpulannya adalah Anda bisa saja hamil saat
berhubungan seks di bak mandi air panas atau sumber air panas
dengan suhu air yang tinggi.

 

Baca juga:
Ingin Kehidupan Seks Anda Meningkat? Pahamilah
Dengan 3 Cara Ini

 

Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya
langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang

 

Sumber: verywell

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *