Hati-hati! Ini Efek Negatif Dari Keripik Yang Harus Anda Waspadai

Keripik adalah makanan ringan yang murah, lezat dan mudah
didapat, namun efek negatif yang ditimbulkan tidak sesuai
dengan kesenangan saat mengonsumsinya. Menikmati keripik
sesekali tidak akan menyebabkan masalah pada kesehatan namun
bila Anda mengonsumsi keripik setiap hari atau secara teratur
maka siap-siap saja Anda akan mengalami beberapa masalah
kesehatan.

Berikut Efek Negatif dari Keripik

Keripik biasanya tinggi lemak dan kalori, yang dapat
meningkatkan risiko penambahan berat badan dan obesitas. 28
gram keripik kentang polos, atau sekitar 15-20 keping keripik,
mengandung sekitar 10 gram lemak dan 154 kalori. Hubungan
antara keripik kentang dan penambahan berat badan lebih kuat
daripada hubungan antara penambahan berat badan dan komponen
makanan lainnya, termasuk daging olahan, minuman manis dan
daging merah yang belum diproses. Kelebihan berat badan atau
obesitas meningkatkan risiko diabetes, penyakit jantung dan
beberapa jenis kanker.

Nutrisi Rendah

Jika Anda secara teratur memasukkan keripik sebagai bagian dari
makanan Anda, Anda mungkin tidak mengonsumsi nutrisi sebanyak
yang Anda inginkan. Keripik biasanya rendah vitamin dan
mineral. Mengonsumsi makanan ringan yang sehat dapat membantu
menebus kekurangan gizi pada waktu makan, jadi jika Anda
memilih keripik dan bukan makanan ringan dengan kepadatan
nutrisi tinggi, Anda tidak akan mendapatkan keuntungan dari
nutrisi yang Anda butuhkan.

Tekanan darah tinggi

Kandungan natrium dalam keripik dapat berdampak negatif pada
kesehatan jantung dan pembuluh darah Anda. Asupan natrium yang
tinggi dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah, yang dapat
menyebabkan stroke, gagal jantung, penyakit jantung koroner dan
penyakit ginjal. Keripik umumnya mengandung antara 120-180
miligram sodium per 28 gram, dan keripik tortilla memiliki
105-160 miligram sodium per 28 gram. Sekantong keripik biasanya
mengandung lebih dari 28 gram, sehingga banyak orang
mengonsumsi lebih banyak sodium daripada yang mereka sadari
saat makan keripik. Sedangkan untuk ukuran konsumsi sodium
usahakan tidak lebih dari 2.30o miligram per hari, sedangkan
untuk yang sudah memiliki tekanan darah tinggi, penyakit ginjal
atau diabetes sebaiknya tidak mengonsumsi lebih dari 1.500
miligram per hari. .

Kolesterol Tinggi

Konsumsi keripik yang sering dapat menyebabkan kadar kolesterol
tinggi karena jumlah dan jenis lemak yang ditemukan pada
keripik. Sebagian besar keripik digoreng, sebuah proses yang
menciptakan lemak trans, jenis yang paling berbahaya. Selain
itu, minyak yang digunakan untuk menggoreng keripik sering
mengandung lemak jenuh, yang juga berkontribusi pada kadar
kolesterol tinggi. Sebuah studi tahun 2007 yang diterbitkan
dalam jurnal “Circulation” menemukan bahwa kadar lemak trans
yang tinggi di aliran darah dikaitkan dengan kadar kolesterol
LDL yang tinggi dan peningkatan risiko penyakit jantung
koroner. Kadar lemak trans tinggi dalam makanan akan
meningkatkan kadarnya dalam lemak darah.

Alternatif Sehat

Keripik kentang panggang dan keripik tortilla cenderung lebih
rendah kalori dan lemak daripada keripik goreng, meski mungkin
masih mengandung kadar natrium tinggi. Anda juga mencoba
keripik sayur yang lebih aman untuk Anda.

 

Baca juga:
5 Minuman yang Sebaiknya Jangan Dikonsumsi Sebelum
Olahraga

 

Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya
langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang

 

Sumber: sfgate

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *